RUANG KREASI VIDEO

Ide kecil.
Adegan yang berkesan.

Susun konsep, tulis prompt, dan rencanakan video yang punya arah. Mulai dari cerita sederhana sampai rangkaian adegan, semuanya berangkat dari satu ide yang jelas.

Ubah ide menjadi video yang menarik

04Topik pilihan02Fitur gratisLangsungBaca & eksplorasi di sini
CREATIVE STUDIO / 01 ADEGAN 01 STORYBOARDPembukaHook & suasana Cerita utamaFokus & gerakPenutupPesan terakhir 00:0000:0500:1000:15OPENINGSTORYENDING Dari ide ke adegan.Mulai dengan cerita yang kuat. KONSEP → STORYBOARD → PRODUKSI

JELAJAHI TOPIK

Dari ide menjadi adegan.

Mulai dari topik yang kamu butuhkan. Buka panduannya, ambil idenya, lalu praktikkan dengan caramu.

Text to Video AI

Dari satu kalimat menjadi rangkaian adegan

Uraikan ide menjadi subjek, aksi, dan latar sebelum mengembangkan video dari teks.

Baca panduan Dari satu kalimat menjadi rangkaian adegan

Tuliskan ide videomu dalam satu kalimat: siapa tokohnya, apa yang terjadi, dan mengapa penonton perlu peduli. Untuk video pendek, pilih satu pesan utama. Contohnya, cerita tentang merapikan meja bisa dimulai dengan meja berantakan, memperlihatkan tiga perubahan kecil, lalu berakhir dengan ruang kerja yang lebih nyaman.

Pecah konsep menjadi tiga sampai lima adegan. Catat subjek, aksi, lokasi, dan perubahan suasana pada setiap bagian. Gunakan deskripsi yang konsisten agar rangkaian visual punya hubungan. Setelah menerima hasil, periksa apakah gerakan dan detailnya mendukung cerita; sederhanakan prompt jika terlalu banyak hal terjadi sekaligus.

Image to Video AI

Hidupkan gambar dengan gerakan yang terarah

Pilih bagian yang bergerak dan bagian yang harus tetap agar foto menjadi awal adegan yang jelas.

Baca panduan Hidupkan gambar dengan gerakan yang terarah

Mulai dengan gambar yang subjek dan komposisinya mudah dikenali. Tentukan satu gerakan utama, misalnya daun yang bergoyang, kamera yang mendekat perlahan, atau objek yang berpindah sedikit. Jelaskan bagian yang harus tetap: bentuk wajah, pakaian, posisi objek, warna, dan latar. Gunakan gambar yang memang boleh kamu olah.

Periksa hasil dari awal hingga akhir, terutama perubahan bentuk dan hubungan antarobjek. Jika gerakan terasa berlebihan, kurangi cakupannya dan coba arahan yang lebih sederhana. Catat versi gambar serta prompt yang dipakai agar kamu dapat membandingkan hasil secara adil tanpa mengubah terlalu banyak hal sekaligus.

Editing Video dengan AI

Susun ritme sebelum menambahkan efek

Pilih potongan yang mendukung pesan, rapikan urutannya, lalu beri teks dan suara secukupnya.

Baca panduan Susun ritme sebelum menambahkan efek

Mulai penyuntingan dengan memilih bagian terbaik dari setiap adegan. Susun cerita dalam urutan yang mudah diikuti, kemudian potong jeda yang tidak menambah makna. Periksa perpindahan arah gerak, posisi objek, dan perubahan cahaya agar sambungan terasa wajar. Efek transisi sebaiknya membantu alur, bukan menjadi pusat perhatian.

Tambahkan teks dengan ukuran yang nyaman dibaca dan beri ruang dari tepi layar. Dengarkan suara tanpa melihat gambar untuk memeriksa kejelasan narasi dan keseimbangan musik. Putar kembali video dalam ukuran kecil: bila pesan tetap terbaca dan alurnya masih jelas, susunannya sudah lebih siap untuk tahap akhir.

Prompt Video AI

Prompt yang bisa dibayangkan seperti sebuah adegan

Sebutkan subjek, aksi, latar, kamera, dan cahaya. Detail yang terarah lebih berguna daripada menumpuk banyak kata sifat.

Baca panduan Prompt yang bisa dibayangkan seperti sebuah adegan

Awali prompt dengan subjek dan tindakannya, lalu tambahkan lokasi serta waktu. Setelah itu, jelaskan sudut kamera, gerakan kamera, pencahayaan, dan suasana. Misalnya: seorang pembuat kopi menuangkan air perlahan di dapur pagi, kamera dekat dari samping, cahaya jendela lembut, gerakan tenang. Pisahkan informasi cerita dari pilihan teknis agar mudah diubah.

Jaga deskripsi tokoh, pakaian, dan properti tetap konsisten antaradegan. Ubah satu unsur setiap kali melakukan percobaan, kemudian bandingkan hasilnya. Jika hasil terlalu ramai, kurangi gerakan atau jumlah objek. Tujuan prompt adalah memberi arah yang jelas, bukan memaksa semua detail masuk sekaligus.

LANGKAH KECIL, HASIL TERARAH

Beri setiap adegan sebuah tujuan.

AI membantu mengembangkan ide. Tujuan, konteks, dan keputusan akhirnya tetap ada di tanganmu.

Temukan ceritanya

Pilih satu pesan dan tentukan momen utama yang ingin ditampilkan.

Rancang adegannya

Uraikan visual, aksi, kamera, dan suasana ke dalam brief yang jelas.

Rapikan hasilnya

Pilih adegan terbaik, atur ritme, lalu periksa detail sebelum berbagi.

STUDIO KREATOR

2 FITUR GRATIS

Rancang video, atur setiap detiknya.

Susun adegan dari naskahmu atau siapkan subtitle dengan perkiraan waktu. Hasilnya bisa langsung disalin dan diunduh.

Menyiapkan alat…

Langsung dipakai di halaman ini.Pengolahan alat berjalan di perangkatmu.
Butuh bantuan menyusun prompt? Buka pembuat template prompt lanjutan

RUANG PRAKTIK

Rancang brief video

Ubah ide singkat menjadi kerangka adegan dan arahan visual yang bisa kamu salin.

  • Tentukan topik dan tujuanmu.
  • Susun arahan yang lebih terstruktur.
  • Salin hasilnya dan sesuaikan lagi.

Pembuat template teks berbasis isian. Hasilnya berupa rancangan prompt yang bisa kamu gunakan di alat AI pilihanmu.

CATATAN TERBARU

Lebih banyak ide untuk dijelajahi.

Artikel lengkap bisa dibaca langsung di halaman ini.

Cek Video Tanpa Suara Sebelum Dibagikan

Selesai menyunting bukan berarti harus langsung membagikan video. Coba putar satu kali tanpa suara dan bayangkan kamu baru pertama kali melihatnya. Apakah topiknya langsung terlihat? Apakah perpindahan adegannya mudah diikuti? Catat bagian yang membingungkan tanpa memperbaikinya dulu, lalu…

Baca artikel lengkap

Selesai menyunting bukan berarti harus langsung membagikan video. Coba putar satu kali tanpa suara dan bayangkan kamu baru pertama kali melihatnya. Apakah topiknya langsung terlihat? Apakah perpindahan adegannya mudah diikuti? Catat bagian yang membingungkan tanpa memperbaikinya dulu, lalu pilih satu perubahan yang paling membantu pesan utama.

Misalnya, video merapikan meja dibuka dengan beberapa potongan benda yang terlalu dekat. Tambahkan satu gambar keseluruhan meja agar penonton punya konteks. Gunakan teks singkat seperti ‘Mulai dari tiga benda ini’, kemudian tampilkan langkahnya satu per satu. Baca teks dengan kecepatan normal untuk memastikan durasinya cukup nyaman.

Setelah alur visual terasa jelas, nyalakan kembali suaranya. Pastikan narasi menambah konteks dan musik tidak menutupi ucapan. Periksa ejaan pada teks yang dibuat otomatis, terutama nama dan istilah khusus. Simpan versi akhir dengan nama yang mudah dibedakan dari percobaan sebelumnya agar file yang dibagikan memang versi yang sudah diperiksa.

Gerakan Halus untuk Foto Pemandangan

Pilih foto pemandangan yang memiliki satu pusat perhatian, misalnya pohon di tepi danau. Sebelum membuat animasi, tentukan bagian yang ingin dihidupkan. Daun yang bergerak ringan atau riak kecil di air sudah cukup untuk percobaan pertama. Simpan salinan foto…

Baca artikel lengkap

Pilih foto pemandangan yang memiliki satu pusat perhatian, misalnya pohon di tepi danau. Sebelum membuat animasi, tentukan bagian yang ingin dihidupkan. Daun yang bergerak ringan atau riak kecil di air sudah cukup untuk percobaan pertama. Simpan salinan foto awal agar kamu punya pembanding saat menilai hasilnya.

Coba arahan seperti ini: ‘Hidupkan riak air secara perlahan. Pohon, garis tepi danau, dan bentuk bukit tetap sama. Kamera diam, gerakan lembut, suasana sore tenang.’ Jika ingin mencoba kamera mendekat, buat versi terpisah. Dengan begitu, kamu bisa melihat pengaruh gerakan kamera tanpa sekaligus mengubah semua unsur lainnya.

Putar hasilnya beberapa kali dan perhatikan tepi objek, pantulan, serta sambungan antara awal dan akhir. Pilih bagian yang tidak menimbulkan perubahan bentuk mencolok. Untuk video yang ingin diulang, usahakan adegan penutup mendekati komposisi pembuka. Gerakan kecil yang rapi sering lebih sesuai untuk suasana tenang daripada banyak aksi sekaligus.

Ide Video Produk: Satu Cangkir, Tiga Adegan

Satu benda sehari-hari bisa menjadi bahan latihan video produk. Coba gunakan cangkir polos sebagai tokoh utama. Tentukan kesan yang ingin ditampilkan, misalnya pagi yang tenang, lalu pilih tiga momen: cangkir di atas meja, minuman sedang dituangkan, dan tangan…

Baca artikel lengkap

Satu benda sehari-hari bisa menjadi bahan latihan video produk. Coba gunakan cangkir polos sebagai tokoh utama. Tentukan kesan yang ingin ditampilkan, misalnya pagi yang tenang, lalu pilih tiga momen: cangkir di atas meja, minuman sedang dituangkan, dan tangan mengangkatnya. Batasi properti tambahan agar perhatian tetap pada produk.

Tulis arahan terpisah untuk setiap adegan. Contohnya: ‘Cangkir keramik putih di meja kayu dekat jendela, cahaya pagi lembut, kamera mendekat perlahan, suasana hangat.’ Untuk adegan berikutnya, pertahankan warna cangkir, meja, dan arah cahaya. Ubah hanya aksi yang diperlukan supaya rangkaiannya terasa seperti satu cerita.

Setelah mencoba hasilnya, pilih potongan yang bentuk produknya paling konsisten. Susun pembukaan, penggunaan, lalu penutup dengan urutan sederhana. Tambahkan satu kalimat pendek yang sesuai dengan visual, seperti ‘Temani jeda pagimu’. Jika hasil masih ramai, hilangkan satu gerakan sebelum menambahkan efek baru.

TANYA JAWAB

Sebelum mulai.

Beberapa hal yang membantu kamu menggunakan panduan dan alat di sini.

Apakah pembuat brief ini langsung menghasilkan video?

Tidak. Alat ini menyusun brief dan prompt dalam bentuk teks berdasarkan pilihanmu. Salin hasilnya ke alat pembuatan video yang kamu gunakan, lalu sesuaikan dengan fitur yang tersedia.

Apa yang perlu disiapkan sebelum menulis prompt?

Cukup mulai dengan topik, tujuan video, dan gambaran penonton. Referensi suasana serta daftar adegan akan membantu ketika kamu ingin hasil yang lebih terarah.

Bagaimana menjaga tampilan antaradegan tetap seragam?

Gunakan deskripsi tokoh, pakaian, latar, dan gaya visual yang sama. Catat elemen yang harus tetap, lalu ubah aksi atau sudut kamera secara bertahap.